Sediakan Satu Hari Istirahat Sebelum Masuk Sekolah

KOMPAS.com – Mudik akan segera berakhir. Anda akan masuk bekerja dan anak-anak akan masuk sekolah. Sebagian besar sekolah menetapkan jadwal masuk pada awal pekan depan.

Psikolog anak, Anna Surti Ariyani, mengatakan istirahat untuk anak penting untuk mengembalikan mood dan kondisi fisiknya untuk kembali bersekolah setelah berlibur cukup panjang.

Oleh karena itu, paling tidak, Anda perlu mengalokasikan hari terakhir liburan bagi anak-anak Anda untuk beristirahat sebelum mereka masuk sekolah. Pulanglah sekitar dua hari sebelum waktu masuk sekolah.

“Jangan kembali mepet dengan waktu anak sekolah. Berikan waktu sehari atau dua hari sebelum masuk sekolah lagi. Dengan begitu, anak bisa beristirahat dari perjalanan panjang,” ungkapnya kepada Kompas.com.

Perempuan yang akrab dipanggil Nina ini mengatakan, anak mudah mengalami stres karena keramaian di perjalanan. Apalagi, jika anak Anda mudah mengalami mabuk perjalanan, baik udara maupun laut.

“Begitu sampai rumah itu idealnya ada masa istirahat dan masa beradaptasi dengan rumah. Kalau terlalu mepet, anak biasanya belum mood sekolah tetapi harus sekolah. Kan kasihan. Kita juga masih capek sehingga enggak bisa penuh mendukung mereka sekolah. Paling tidak, sediakan waktu 1-2 hari untuk istirahat,” tambahnya.

Selain itu, Nina mengatakan, saat Anda masih berada di daerah tujuan mudik, Anda bisa mendidik anak Anda untuk bersemangat menantikan sekolah dengan teknik kalender.

Caranya sederhana saja. Ajak anak Anda untuk melihat kalender. Tunjukkan tanggal hari ini dan tanggal mereka kembali ke sekolah, lalu perlihatkan selisih waktunya. Anda bisa mengulanginya, paling tidak dua hari sekali.

Menurut Nina, teknik ini membantu anak memahami sisa waktu liburan mereka sekaligus mengingatkan mereka akan waktu kembali ke sekolah.

“Dengan demikian, anak menjadi lebih siap mental untuk nantinya masuk sekolah. Saat dikombinasikan dengan istirahat, anak akan lebih siap,” ungkapnya.

“Teknik kalender itu mengajarkan manajemen waktu sederhana. Anda bisa mengurai tanggal berapa berkunjung ke rumah saudara atau ke tempat lain, lalu kapan Anda harus pulang dan berapa lama perjalanan dan tegaskan lagi tanggal mereka kembali ke sekolah. Dengan diperjelas, anak usia sekolah lebih mudah memahami cara-cara memanajemen waktu dengan baik,” tandasnya.

Posted on 22 Agustus 2012, in Education, Ramadhan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: